Definisi Kata

Posted by Pengertian Friday, January 11, 2013 0 komentar
Definisi Kata

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) (1997) memberikan beberapa definisi mengenai kata:
- Elemen terkecil dalam sebuah bahasa yang diucapkan atau dituliskan dan merupakan realisasi    
  kesatuan   perasaan dan pikiran yang dapat digunakan dalam berbahasa-
- konversasi, bahasa
   Morfem atau kombinasi beberapa morfem yang dapat diujarkan sebagai bentuk yang bebas
   Unit bahasa yang dapat berdiri sendiri dan terdiri dari satu morfem (contoh kata) atau beberapa  
   morfem gabungan (contoh perkataan)

Definisi pertama KBBI bisa diartikan sebagai leksem yang bisa menjadi lema atau entri sebuah kamus. Lalu definisi kedua mirip dengan salah satu arti sesungguhnya kathā dalam bahasa Sanskerta. Kemudian definisi ketiga dan keempat bisa diartikan sebagai sebuah morfem atau gabungan morfem.

Pengertian dan Definisi Konsumen

Posted by Pengertian 0 komentar
Pengertian dan Definisi Konsumen


Sebuah bisnis sangat tergantung dengan konsumen. Namun demikian, para pelaku bisnis juga harus menyadari bahwa umumnya konsumen tidak peduli dan tidak mau tahu dengan masalah sehari-hari yang dialami oleh pelaku bisnis karena yang ada di pikiran konsumen adalah apa yang meraka butuhkan harus terpenuhi tanpa mau tahu bagaiman sulitnya memenuhi semua keinginan konsumen tersebut. Atas dasar itulah kemudian muncul stigma di masyarakat bahwa konsumen adalah raja.

Berikut ini adalah pengertian dan definisi konsumen:

# WIRA SUTEJA
Konsumen adalah orang paling penting yang datang ke kantor kita, maupun lewat surat

Konsumen adalah orang yang memberitahukan kepada kita tentang keinginannya, dan adalah tugas kita untuk menangani kehendaknya dengan jalan menguntungkan kedua belah pihak

Konsumen adalah orang yang menciptakan pandangan tentang perusahaan kita, tentang baik atau buruk pelayanan kita

Konsumen adalah penyampai berita terbaik apabila mereka puas dengan apa yang kita berikan

# UNDANG - UNDANG PERLINDUNGAN KONSUMEN (UUPK)
Konsumen adalah setiap orang yang memakai barang dan atau jasa yang tersedia dalam masyarakat, baik bagi kepentingan diri sendiri, keluarga, orang lain, maupun mahluk hidup lain dan tidak untuk diperdagangkan

# PASAL 1 ANGKA 2 UU NO. 8 TAHUN 1999
Konsumen adalah setiap orang pemakai barang dan atau jasa yang tersedia dalam masyarakat, baik bagi kepentingan sendiri, keluarga, orang lain, maupun makhluk hidup lain dan tidak diperdagangkan

# TRI KUNAWANGSIH & ANTO PRACOYO
Konsumen adalah mereka yang memiliki daya beli, yakni berupa pendapatan dan melakukan permintaan terhadap barang dan jasa

# ARYA MAHEKA
Konsumen ialah pemakai barang / jasa, pengguna akhir dari suatu produk

# REDAKSI KAWAN PUSTAKA
KOnsumen ialah mahluk hidup yang tidak dapat membuat makanannya sendiri

# CAMBRIDGE INTERNATIONAL DICTIONARIES
Konsumen adalah seseorang yang membeli suatu barang atau jasa

# WEBSTER'S 1928 DICTIONARY
Konsumen adalah seseorang yang beberapa kali datang ke tempat yang sama untuk membeli suatu barang atau peralatan

# DJOKOSANTOSO MOELJONO
Konsumen adalah seseorang yang secara terus menerus dan berulang kali datang ke suatu tempat yang sama, untuk memuaskan keinginannya dengan memiliki suatu produk, atau mendapatkan suatu jasa, dan membayar produk atau jasa tersebut

Pengertian dan Definisi Penjualan

Posted by Pengertian 0 komentar
Pengertian dan Definisi Penjualan


Pada perusahaan dagang, penjualan merupakan aktivitas utama perusahaan. Besarnya pendapatan perusahaan sangat ditentukan oleh besar kecilnya penjualan. Kegiatan penjualan itu sendiri berhubungan erat dengan kegiatan marketing atau pemasaran, dimana penjualan merupakan bagian dari marketing. Bagi perusahaan distributor, kegiatan penjualan menjadi tugas para salesman. Sehingga penting bagi sebuah perusahaan distributor untuk menjalin hubungan yang baik dengan para tenaga penjualnya tersebut.


Berikut ini adalah pengertian dan definisi penjualan:

# MATZ & USRY, 1988
Penjualan merupakan pengalihan hak milik

# WAHANA KOMPUTER
Penjualan merupakan bagian yang memegang peranan penting dalam perusahaan karena hasil dari penjualan merupakan sumber kelangsungan usaha

# KEVIN J. CLANCY & ROBERT S. SHULMAN
Penjualan merupakan seb kategori dari pemasaran

# RHONDA ABRAMS
Penjualan merupakan aktivitas yang berinteraksi langsung dengan konsumen untuk memperoleh pesanan atau penjualan langsung

# KHOLISH MAHYUDDIN
Penjualan merupakan kegiatan yang bertujuan agar produk yang kita tawarkan kepada konsumen terbeli

Penjualan merupakan kegiatan pemasaran yang langsung berhubungan dengan konsumen pengguna atau pemakai langsung

# ZIMMERER
penjualan merupakan sumber utama aliran kas yang masuk ke dalam perusahaan

# FRANS M. ROYAN
Penjualan adalah pekerjaan utama salesman

# JILL GRIFFIN
Penjualan merupakan awal hubungan seumur hidup dengan pelanggan

# ROBERT ASHTON
Penjualan adalah proses saat seseorang membantu orang lain mengambil keputusan pembelian

# JEFFREY J. FOX
Penjualan adalah tanggung jawab pemasaran

Definisi Ramalan

Posted by Pengertian 0 komentar
Definisi Ramalan

Ramalan adalah suatu hal yg sudah tidak asing lagi bagi kita...
tapi, yakinkah kalian akan definisi dari ramalan yang selama ini kita anggap telah kita pahami itu benar...? Berikut adalah hasil penelusuran saya mengenai Ramalan di internet....


Ramalan [KAMUS BESAR BAHASA INDONESIA]

1ra·mal ark n 1 pasir; 2 pasir yg dipakai untuk melihat nasib atau mengetahui apa yg akan terjadi (primbon, perhitungan, dsb): membaca (membilang, membuka) -- , melihat nasib orang dng membaca kitab nujum;
me·ra·mal v 1 melihat nasib orang dng membuka ramal; 2 menduga; menelaah: dr peristiwa penting, orang bijaksana dapat ~ malapetaka yg bakal datang;
me·ra·mal·kan v melihat (menduga) keadaan (hal) yg akan terjadi;
ra·mal·an n hasil meramal: ~ nya tt nasib seseorang sangat jitu;
~ cuaca prakiraan cuaca

2ra·mal kl n saputangan: sehelai -- sutra yg bertaburkan benang emas disimpulkan di hulu keris itu

Ramalan [KAMUS SEASITE]
ramal : : : Melihat apa yang akan terjadi di masa yang akan datang; melihat nasib seseorang dengan melihat garis-garis tangan atau raut muka.
Definisi Singkat : ME-: to tell fortunes. ME--KAN: predict s.t. Also -AN, PE--AN.
Definisi Inggris : ^ME-: to tell fortunes. ME--KAN: predict, tell s.t. in the future. -AN: prediction, prognosis. PE--AN: forecast, prediction.
Contoh : Kabarnya orang-orang Gipsi itu pandai MERAMAL nasib. => It was told that the Gipsies are capable TO FORECAST (people's) fate.
RAMALAN cuaca hari ini semuanya salah. => The weather FORECAST for today are all wrong.

Ramalan [KAMUS GLOBAL]

forecast kb. ramalan. weather f. ramalan cuaca. -kkt. meramalkan. to f. a victory for meramalkan kemenangan bagi. -forecasting kb. (pe)ramalan.

Pengertian Gaya Bahasa atau Majas

Posted by Pengertian 0 komentar

Pengertian Gaya Bahasa atau Majas

Pengertian Gaya Bahasa atau Majas dalam Bahasa Indonesia

(Pengertian Gaya Bahasa atau Majas dalam Bahasa Indonesia) – Majas adalah gaya bahasa dalam bentuk tulisan maupun lisan yang dipakai dalam suatu karangan yang bertujuan untuk mewakili perasaan dan pikiran dari pengarang.Majas dibagi menjadi beberapa macam, yakni majas perulangan, pertentangan, perbandingan dan pertautan. Dalam artikel ini hanya dijelaskan perbandingan dan pertentangan.
Gaya bahasa perbandingan

Pengertian Gaya Bahasa atau Majas dalam Bahasa Indonesia

Majas Metafora
Majas metafora adalah gabungan dua hal yang berbeda membentuk suatu pengertian yang baru. Contoh : raja siang, kambing hitam, dll.

Majas Alegori
Majas alegori adalah cerita yang digunakan sebagai lambang yang digunakan untuk pendidikan. Contoh : anjing dan kucing, kelinci dan kura-kura, dsb

Majas Personifikasi
Majas personifikasi adalah gaya bahasa yang membuat banda mati seolah-olah hidup memiliki sifat-sifat manusia. Contoh :
- Kereta api tua itu meraung-raung di tengah kesunyian malam jumat pahing.
- awan menari-nari di angkasa

Majas Perumpamaan
Majas perumpamaan adalah suatu perbandingan dua hal yang berbeda, namun dinyatakan sama. Contoh :
- Bagaikan harimau pulang kelaparan
- Seperti manyulam di kain lapuk

Majas Antilesis
Majas antilesis adalah gaya bahasa yang membandingkan dua hal yang berlawanan. Contoh :
- Semua kebaikan ayahnya dibalas dengan keburukan yang menyakitkan.

Gaya Bahasa Pertentangan
Pengertian Gaya Bahasa atau Majas dalam Bahasa Indonesia


Majas Hiperbola
Majas hiperbola adalah suatu gaya bahasa yang bersifat melebih-lebihkan. Contoh :
- Ibu itu terkejut setengah mati ketika mendengar anaknya tidak lulus ujian nasional.

Majas Ironi

Majas ironi adalah gaa bahasa yang bersifat menindir dengan halus. Contoh :
- Pandai sekali kau baru datang ketika rapat mau selesai

Majas Litotes
Majas litotes adalah gaya bahasa yang mengungkapkan sesuatu yang baik menjadi bersifat negatif. Contoh :
- Mampirlah ke gubuk saya! (padahal rumahnya besar dan mewah)
sekian artikel ttg Pengertian Gaya Bahasa atau Majas dalam Bahasa Indonesia

Pengertian Majas Hiperbola , Ironi , Litotes dan Contoh Kalimat

Posted by Pengertian 0 komentar
Pengertian Majas Hiperbola , Ironi , Litotes dan Contoh Kalimat


Majas Hiperbola
yaitu majas atau gaya bahasa yang bertujuan untuk melebih-lebihkan. Contoh kalimat yang menggunakan majas hiperbola diantaranya :
- Cita-cita Budi setinggi langit, sehingga dia sangat disiplin dalam belajar di sekolah.
- Bu Ani terkejut setengah mati, mendengar rumahnya kebakaran
- Cintaku kepadamu sedalam samudera dan seluas jagad raya.
Kalimat di atas bersifat melebih-lebihkan , yaitu terletak pada : setinggi langit, setengah mati, sedalam samudera, seluas jagad raya.

Majas Ironi
: majas atau gaya bahasa yang bertujuan untuk menyindir secara halus.Contoh kalimat :
- Bersih benar kantor ini, hingga kertas dan plastik ada dimana-mana.
- Rajin banget kamu hari ini, jam sepuluh baru berangkat sekolah.

Majas Litotes : majas atau gaya bahasa yang bertujuan merendahkan diri. Contoh kalimat :
- Pak Rudi, mampirlah ke gubug kami kalau ada waktu. (padahal rumah yang indah dan mewah).
Majas hiperbola, majas ironi , majas litotes adalah bagian dari majas pertentangan.

Pengertian Karakter

Posted by Pengertian Thursday, April 26, 2012 0 komentar
Pengertian Karakter

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, Karakter memiliki arti: 1). Sifat-sifat kejiwaan, akhlak atau budi pekerti yang membedakan seseorang dari yang lain. 2).Karakter juga bisa bermakna "huruf".

Menurut (Ditjen Mandikdasmen - Kementerian Pendidikan Nasional), Karakter adalah cara berpikir dan berperilaku yang menjadi ciri khas tiap individu untuk hidup dan bekerjasama, baik dalam lingkup keluarga, masyarakat,  bangsa  dan  negara.  Individu  yang  berkarakter  baik  adalah individu yang bisa membuat keputusan dan siap mempertanggungjawabkan tiap akibat dari keputusan yang ia buat.

W.B. Saunders, (1977: 126) menjelaskan bahwa karakter adalah sifat nyata dan berbeda yang ditunjukkan oleh individu, sejumlah atribut yang dapat diamati pada individu.

Gulo W, (1982: 29) menjabarkan bahwa karakter adalah kepribadian ditinjau  dari titik  tolak etis  atau  moral,  misalnya kejujuran seseorang, biasanya mempunyai kaitan dengan sifat-sifat yang relatif tetap.

Kamisa, (1997: 281) mengungkapkan bahwa karakter adalah sifat-sifat kejiwaan, akhlak atau budi pekerti yang membedakan seseorang dari yang lain, tabiat, watak. Berkarakter artinya mempunyai watak, mempunyai kepribadian.

Wyne mengungkapkan bahwa kata karakter berasal dari bahasa Yunani “karasso” yang berarti “to mark” yaitu menandai atau mengukir, yang memfokuskan bagaimana mengaplikasikan nilai kebaikan dalam bentuk tindakan atau tingkah laku. Oleh sebab itu seseorang yang berperilaku tidak jujur, kejam atau rakus dikatakan sebagai orang yang berkarakter jelek, sementara orang yang berprilaku jujur, suka menolong dikatakan sebagai orang yang berkarakter mulia. Jadi istilah karakter erat kaitannya dengan personality
(kepribadian) seseorang.

Alwisol menjelaskan pengertian karakter sebagai penggambaran tingkah laku dengan menonjolkan nilai (benar-salah, baik-buruk) baik secara eksplisit maupun implisit. Karakter berbeda dengan kepribadian kerena pengertian kepribadian dibebaskan dari nilai. Meskipun demikian, baik kepribadian (personality) maupun karakter berwujud tingkah laku yang ditujukan kelingkungan sosial, keduanya relatif permanen serta menuntun, mengerahkan dan mengorganisasikan aktifitas individu.